Fakta di Balik Penantian Gaji ke-13 PNS, Cair Tahun Ini? : Okezone Economy

Fakta di Balik Penantian Gaji ke-13 PNS, Cair Tahun Ini? : Okezone Economy

JAKARTA – Pandemi virus corona membuat segala hal berubah, termasuk soal pemberian gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun demikian, PNS tak perlu khawatir gaji ke-13 tetap ada tahun ini.

PNS di Indonesia harus bersyukur karena ada PNS di negara lain yang tidak mendapat kenaikan gaji selama 12. Pemeritnah New Sout Wales di Australia memutuskan untuk tidak memberikan kenaikan gajin selama 12 bulan kepada PNS.

Okezone pun merangkum fakta-fakta soal Gaji ke-13 PNS, Sabtu (30/5/2020):

1. Gaji ke-13 PNS Tetap Cair

Gaji ke-13 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan ditunda pencairannya. Walaupun begitu, gaji ke-13 akan tetap cair di 2020.

2. Diputuskan Oktober 2020

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, Kemenkeu tetap akan berkomitmen untuk membayarkan gaji ke-13 para PNS. Namun, keputusan pencairan akan dilakukan pada Oktober 2020.

“Nanti oktober akan diputuskan. pembayarannya setelah itu bisa november dan desember, tapi yang jelas tahun ini,” ujarnya.

3. Karena Covid-19

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, penundaan tersebut karena faktor prioritas anggaran. Di mana, pemerintah mengalokasikan untuk Covid-19.

“Juga harus penjadwalan juga, PNS juga diuntungkan kan, karena lebaran juga tidak akan mudik, jd THR bisa dipakai untuk kebutuhan rutin,” ujarnya.

4. Nasib PNS di Negara Lain

Pandemi COVID-19 membuat Pemerintahan negara bagian New South Wales (NSW) di Australia tidak akan memberikan kenaikan gaji selama 12 bulan bagi para pegawai negeri sipil (PNS). Keputusan ini diambil karena pemerintah sekarang harus terlebih dahulu menangani meningkatnya jumlah pengangguran karena pandemi tersebut.

Kepala negara bagian NSW, Premier Gladys Berejiklian mengatakan, dengan tidak adanya kenaikan gaji maka pemerintah akan menghemat dana sebesar Rp3 triliun.

BACA JUGA  Gak Nyangka! 7 Game Bagus Ini Awalnya Diprediksi Jelek dan Tidak Laku

Namun ia memastikan tidak akan ada pegawai negeri yang akan diberhentikan. Kebijakan yang berlaku sebelumnya adalah ratusan ribu pegawai negeri di negara bagian setiap tahunnya mendapat kenaikan gaji sebesar 2,5%.


Sumber: Okezone

admpintas

Read Previous

10 Pemain yang Pernah Memperkuat Barcelona dan Juga Real Madrid  

Read Next

Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur jadi satu dari lima destinasi wisata super pr…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *