Tonton Tutorial dan Persiapkan Dokumen Ini Sebelum Mendaftar PPDB Jalur Zonasi Kota Malang



Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi Kota Malang dimulai besok (2-4 Juni 2020). Pendaftaran dilakukan secara daring/online di website ppdb.malangkota.go.id.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang Dra Zubaidah MM menyampaikan, kuota zonasi kini berkurang menjadi 50% dari daya tampung.

“PPDB dilaksanakan melalui 4 jalur, zonasi 50%, prestasi 30%, afirmasi 15%, dan perpindahan orang tua 5%,” bebernya beberapa waktu yang lalu.

Tentunya, perubahan kuota ini lebih “longgar” dibandingkan PPDB tahun sebelumnya dimana kuota zonasi mencapai 90%. Perubahan kuota tahun ini ditetapkan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB pada TK, SD, SMP yang ditandatangani Mendikbud Nadhiem Makarim.

Apabila mengikuti PPDB jalur ini, sebaiknya malam ini persiapkan dulu dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Dari keterangan resmi Dikbud Kota Malang, untuk PPDB jenjang SD, dokumen yang dibutuhkan adalah Kartu Keluarga lebih dari satu tahun dan Akta Lahir.

Sementara untuk PPDB jenjang SD, dokumen yang dibutuhkan adalah Kartu Keluarga lebih dari satu tahun dan Surat Keterangan Menyelesaikan kelas 6.

Nah, dokumen-dokumen tersebut dapat di-scan ataupun difoto menggunakan kamera HP. Pastikan di-scan/difoto dengan jelas. Lalu simpan dalam satu folder untuk memudahkan. Ukuran dokumen yang di-upload ini maksimal adalah 500kb.

Perlu diketahui, web PPDB online jalur zonasi mulai dibuka pada Selasa besok (2 Juni 2020) pukul 08.00. Lalu akan ditutup pada Kamis (4 Juni 2020) pukul 16.00.

Untuk mendaftar, masuklah ke link PPDB jalur zonasi tahun 2020 http://ppdb.malangkota.go.id. Tutorialnya bisa Anda lihat di video berikut ini.

Sebelum mendaftar, pastikan daya baterai HP/laptop penuh, jaringan internet baik, serta kuota memadai.

BACA JUGA  Kisah Maling Ketiban Apes, Gagal Dapatkan Motor karena Kehabisan Bensin

(ima/yah)



Source link

admpintas

Read Previous

Konsep gagasan desain ibu kota negara di Kalimantan bertema “Nagara Rimba Nusa” …

Read Next

Ketimbang Sane, Bayern Munich Disarankan Rekrut Havertz

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *