Ironi Karawang, UMK Tertinggi di Indonesia tapi Banyak Desa Tertinggal

Ironi Karawang, UMK Tertinggi di Indonesia tapi Banyak Desa Tertinggal

Karawang, IDN Times – Kabupaten Karawang dikenal sebagai salah satu pusat industri di Jawa Barat dengan jatah APBD sekitar Rp4,7 triliun. Karawang juga salah satu daerah penyangga ibu kota dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebesar Rp4.594.325, UMK yang jadi paling besar di Indonesia.

Namun di tengah riuh pertumbuhan sektor industri, masih ada desa-desa di Karawang yang berkatagori desa tertinggal. Desa-desa tertinggal itu tersebar di sejumlah kecamatan sekitar Karawang, termasuk di salah satu kecamatan yang berdekatan dengan kawasan industri.

1. Ada 24 desa tertinggal

Linggau pos online

Sesuai dengan data Indeks Desa Membangun Kemendes, tercatat ada 24 desa di Karawang yang masuk katagori desa tertinggal. Penilaian desa tertinggal berdasarkan tiga indeks, yakni Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi, dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan.

2. Daftar desa tertinggal di Karawang

Ironi Karawang, UMK Tertinggi di Indonesia tapi Banyak Desa TertinggalTen Thousand Villages

Ke-24 desa di Karawang yang berkategori desa tertinggal di antaranya ialah Desa Tegallega Kecamatan Ciampel, Desa Dongkal dan Malangsari Kecamatan Pedes, serta Desa Sarijaya Kecamatan Majalaya.

Desa tertinggal lainnya ialah Desa Kedungjeruk, Cemarajaya dan Gebangjaya Kecamatan Cibuaya, Desa Muara dan Muara Baru Kecamatan Cilamaya Wetan, Desa Gempol Kolot, Banyuasih, Kertaharja, Tanjung, Mekarasih, Talunjaya, dan Desa Pamekaran Kecamatan Banyusari.

Begitu juga sejumlah desa di Kecamatan Cilebar, tercatat masih berkategori desa tertinggal. Desa-desa itu ialah Desa Rawasari, Pusakajaya Selatan, Kosambi Batu, Pusakajaya Utara, Sukaratu, Ciptamargi, dan Desa Mekarpohaci.

3. Pemkab Karawang wajib prioritaskan anggaran

Ironi Karawang, UMK Tertinggi di Indonesia tapi Banyak Desa TertinggalUnsplash/Tra Nguyen

Anggota Komisi I DPRD Karawang Jajang Sulaeman, mendesak agar Pemkab Karawang harus segera turun tangan mengatasi masih banyaknya desa tertinggal di wilayah Karawang.

Keberadaan desa tertinggal di Karawang dipandang sebagai sebuah ironi, karena Karawang merupakan daerah penyangga Jakarta yang dikenal sebagai daerah industri terbesar di Jawa Barat.

BACA JUGA  Mendagri Minta Semua Pihak Bergandengan Perangi Covid-19, Tidak Saling Menyalahkan

“Ini ironi, karena saat APBD kita tinggi, masih ada desa tertinggal,” ujarnya.

4. Perlu anggaran khusus

Ironi Karawang, UMK Tertinggi di Indonesia tapi Banyak Desa Tertinggalpexels.com/Karolina Grabowska

Fenomena masih adanya desa tertinggal di Karawang harus menjadi pekerjaan rumah bersama, khususnya bagi Pemkab Karawang.

“Jadi kita meminta agar Pemkab mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan desa tertinggal itu,” katanya.

Penanganan desa tertinggal harus segera dilakukan dengan mengalokasikan anggaran khusus.

“Dari segi ekonomi, sosial, budaya, infrastruktur, dan segala macamnya harus dialokasikan anggarannya untuk penanganan desa tertinggal,” ujarnya.

Sumber: IDNTimes

admpintas

Read Previous

Sah! Nella Kharisma Akui Sudah Menikah dengan Dory Harsa

Read Next

Top 5 Sport: 3 Negara Mundur dari Piala Thomas-Uber 2020, Ini Respons PBSI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *