Zaskia Adya Mecca Dibuat Takjub Saat Bertemu Nenek Penjual Koran di Gejayan

Zaskia Adya Mecca Dibuat Takjub Saat Bertemu Nenek Penjual Koran di Gejayan

Potret penjual koran di jalan Gejayan. – (Instagram/@zaskiaadyamecca)

Ia merasa salut dengan aksi nenek ini yang tidak mengeluh atau cemberut, bahkan tidak meminta-minta.

SuaraJogja.id – Artis Zaskia Adya Mecca membagikan kisahnya bertemu dengan seorang wanita paruh baya penjual koran di kawasan Jalan Gejayan, Yogyakarta. Tetap bekerja meski sudah berusi senja, sosok nenek penjual koran itu memberikan inspirasi untuk Zaskia.

“Yang masih muda, sehat terus ngeluh gak ada kerjaan. Kita lihat yuk semangat para si mbah,” tulis Zaskia dalam keterangannya.

Ia menceritakan bahwa wanita paruh baya yang ditemui sudah tidak memiliki penglihatan yang jelas. Cara bicaranya juga sudah tidak terlalu nyambung. Saat diajak berbicara, jawaban yang diberikan tidak terlalu relevan dengan pertanyaan yang dilontarkan.

Pertemuan itu terjadi di sebuah lampu merah Jalan Gejayan Jogjakarta dari arah utara. Saat bertemu, situasi disana tengah turun gerimis setelah hujan turun tanpa henti sejak pagi hari. Zaskia mengaku bertemu dengan nenek itu sekitar pukul 13:30 WIB.

Zaskia menyebutkan jika nenek itu masih terlihat cantik dengan senyum manis yang terpampang di wajahnya. Nenek itu juga bercerita jika korannya tidak laku. Tidak ada orang yang mau membeli lantaran korannya basah terkena hujan.

“Gak ngeluh, gak cemberut, gak minta-minta! Dikasih uang doang menolak, nyodorin koran kita harus ambil,” imbuh Zaskia.

Ia merasa salut dengan aksi nenek ini yang tidak mengeluh atau cemberut, bahkan tidak meminta-minta. Saat akan diberi uang nenek ini menolak, dan meminta Zaskia membeli korannya saja. Dari komentar warganet di pesan langsung, banyak yang mengalami hal sama.

Ibu lima orang anak ini juga menyebutkan jika selama di Jogjakarta ia banyak melihat orang tua usia di atas 85 tahun yang masih bekerja. Termasuk seorang nenek yang melintas di depan rumahnya sudah berusia 90 tahun lebih, masih berkeliling jalanan kampung menawarkan dagangannya.

BACA JUGA  Viral Poster Kelas Poligami saat New Normal, Pendaftaran Rp 3,5 Juta

Para tetangganya sendiri disebut sudah peduli dengan nenek itu. Namun bekerja seolah menjadi cara para nenek-nenek ini untuk mengisi hari di usia senjanya. Selain ingin tetap mandiri, mereka juga menolak untuk hanya meminta-minta.

“Yang ku lihat kayanya para mbah gak gitu paham dikasih uang berapa juga, karena orientasinya udah bukan uang besar juga,” imbuh Zaskia.

Setiap memberikan uang, berapapun nominalnya, para nenek ini selalu terlihat baik-baik saja dan tidak terlalu memperhatikan nominal uang yang diberi. Dari situ, Zaskia menyimpulkan jika ingin memberi bantuan lebih baik dalam bentuk barang saja seperti sembako dan lainnya.

Terakhir, Zaskia berharap semangat bertahan hidup para nenek itu bisa menjadi inspirasi bagi para kaum muda dan masih dalam keadaan sehat. Dalam kondisi mereka yang sudah renta, masih terus semangat mencari uang tanpa mengeluh dan menolak meinta-minta.



Source link

admpintas

Read Previous

RS Siloam Catat Rugi Bersih Rp43 Miliar di Kuartal III-2020 : Okezone Economy

Read Next

Orator Demo Buruh: UU Cipta Kerja Dibuat dengan Ugal-ugalan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *