Publik Ungkap Ucapan Kasar Maheer, Sebut Gus Dur Kyai Buta, Dia Udah Mati

Maheer hina Gus Dur (Twitter)


“Yang mati itu GUS DUR. Kyai buta yang pernah mengatakan “Al Qur’an adalah kitab porno”. Dia uda mati. Udah jadi bangkai. Kalau saya belum.!” cuit Maheer.

SuaraBanten.id – Maheer At-Thuwailibi atau yang menyebut dirinya sebagai Ustadz Maheer masih menjadi perbincangan di media sosial. 

Bermula dari perseteruan antara Maheer dengan artis Nikita Mirzani, yang dianggap menghina Habib Rizieq sebelumnya. Kini seteru ini juga “menyenggol” ke berbagai pihak.

Salah satunya Habib Luthfi bin Yahya. Sejumlah warganet kembali mengunggah cuitan Maheer pada Agustus lalu.

“Iya tambah cantik pakai jilbab. Kayak kyai nya banser ini ya,” tulisnya melalui akun twitter @ustadzmaaher_.

Melalui cuitannya tersebut, akun Twitter Maheer juga mengunggah potret Habib Luthfi bin Yahya yang nampak mengenakan pakaian serba putih.

Ustad Maheer diduga hina Habib Luthfi (Twitter/@zoelfick)

Saat ini berdasarkan penulusran Suarabanten.id, cuitan tersebut saat ini sudah tidak bisa ditemukan. Diduga karena si pemilik akun sudah menghapusnya.

Tidak membutuhkan waktu lama, meski sudah dihapus, warganet yang sudah melakukan jepretan layar mengunggah kembali cuitan Maheer.

“Percuma juga dihapus karena pasti sudah banyak yg meng-capture tweet Maher ini,” tulis akun @Parta***smed.

Maheer hina Gus Dur (Twitter)Maheer hina Gus Dur (Twitter)

Publik juga menganggap ucapan pria tersebut kali ini sangat berlebihan hingga menyakiti umat muslim di Indonesia.

Terlebih, ada pula warganet yang mengungah cuitan lama Maheer yang diduga menghina mantan Presiden Indonesia, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.



Source link

BACA JUGA  100 Ha Lahan Pasca-Tambang PT Timah di Babel Dibiarkan Rusak

admpintas

Read Previous

Pandemi datang melanda membuat begitu banyak momen yang lewat, tertunda, atau be…

Read Next

5 Objek Wisata Bertema yang Terletak di Kaki Gunung Merapi, Seru!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *