Pertama Kali, Air Dijual di Bursa Berjangka : Okezone Economy

https: img.okezone.com content 2020 12 08 278 2323821 pertama-kali-air-dijual-di-bursa-berjangka-iKX4PfHMR2.jpg

JAKARTA – Air mulai menjadi barang yang komersil di Benua Amerika. Hal ini ditunjukan oleh masuknya air ke dalam komoditas baru di bursa berjangka.

Kontrak berjangka yang terkait dengan Indeks Air Nasdaq Veles California, yang mengukur harga rata-rata volume tertimbang air, mulai diperdagangkan di bawah ticker NQH2O di Chicago Mercantile Exchange pada hari Senin.

 Baca juga: Bursa Berjangka Jakarta Rombak Direksi & Komisaris

Seperti dilansir CNN, Selasa (8/12/2020) air belum pernah diperdagangkan dengan cara ini sebelumnya. Sebelum masa depan datang, jual beli hak atas air yang memungkinkan pemegang hak untuk memompa air dari tanah atau waduk hanya terjadi di pasar spot.

Di tahun-tahun kemarau, ketika lebih banyak air dibutuhkan untuk bercocok tanam dan memasok kota, itu berarti pembeli menghadapi harga tinggi dan banyak ketidakpastian. Masa depan baru dimaksudkan untuk mengakhirinya dan menambahkan transparansi harga ke pasar yang sebelumnya buram.

 Baca juga: JFX Miliki Dua Direksi Sementara Baru

Mereka yang perlu membeli air ekstra di tahun kemarau, ketika harga secara alami lebih tinggi, sekarang dapat bertaruh pada kontrak berjangka untuk mengimbangi harga yang lebih tinggi yang mungkin harus mereka bayar di pasar air di kemudian hari.

Di saat yang sama, pasar berjangka baru juga bisa mengundang spekulasi dari pelaku keuangan. Amerika Serikat adalah konsumen air terbesar kedua di dunia, dengan California menyumbang 9% dari konsumsi harian negara itu.

Ukuran pasar air California empat kali lebih besar daripada di negara bagian lain. Transaksi air di negara bagian itu mencapai USD2,6 miliar antara 2012 dan 2019. Namun negara kerap dilanda kekeringan.

“California memiliki periode kondisi kering yang lama diikuti oleh periode singkat kondisi sangat basah. Dan itu sangat mempengaruhi harga,” kata

BACA JUGA  Senin Pertama PSBB, Antrian Kendaraan Masuk Kota Malang Mengular

pengembang produk utama dengan Indeks Global Nasdaq Patrick Wolf.

Kemudian, lanjut dia memiliki kontrak yang diperdagangkan secara publik akan membawa lebih banyak transparansi ke pasar dan itu akan baik untuk semua pihak yang harus membeli air.

Sektor pertanian adalah pembeli terbesar di pasar spot California, yang berarti mereka membeli air paling banyak selama tahun-tahun kemarau. Tren ini telah diintensifkan dalam beberapa tahun terakhir dengan pindah ke tanaman permanen bernilai tinggi yang populer seperti almond dan pistachio, yang membutuhkan banyak air untuk perawatannya.

Penjual adalah distrik air dengan pasokan berlebih, misalnya petani dan kota di bagian lain negara bagian. Bagi petani, memiliki pengetahuan tentang harga air bisa menjadi pengubah permainan.

Beberapa alokasi air berasal dari kepemilikan tanah, tetapi di California yang dilanda kekeringan, petani seringkali membutuhkan air tambahan untuk menyiapkan tanaman mereka untuk panen. Saat itulah para petani ini harus pergi ke pasar umum untuk membeli lebih banyak.

Sekarang setelah ada pasar berjangka, petani dapat melihat ke pasar untuk mendapatkan panduan tentang harga saat ini dan perkembangan harga di tahun-tahun kemarau sebelumnya, dan melakukan lindung nilai terhadap harga yang lebih tinggi di bulan ketika mereka membutuhkan tambahan air untuk tanaman mereka.

Tidak seperti kontrak berjangka lainnya, kontrak air hanya tentang mengunci harga untuk melakukan lindung nilai terhadap harga yang lebih tinggi di pasar spot pada waktu tertentu di masa depan.

“Kepastian harga adalah apa yang Anda beli,” kata Direktur Pelaksana dan Prinsipal Clay Landry, di WestWater Research.

Sebagian besar komoditas berjangka lainnya adalah tentang pengiriman aset, seperti minyak atau jagung. Investor setuju untuk membeli aset dengan harga tertentu di masa depan.

BACA JUGA  Tipe Pria Idaman Ranty Maria seperti Rayn Wijaya dan Giorgino Abraham : Okezone Celebrity

Tapi bukan hanya petani yang membutuhkan air. Kotamadya, yang mengalirkan air ke rumah semua orang, serta produsen dan produsen energi juga membutuhkannya.

Pada akhirnya, air hanyalah sumber daya lain yang langka, seperti minyak, kecuali Anda membutuhkannya untuk menyikat gigi setiap hari.

“Kelangkaan air adalah salah satu tantangan terbesar di abad ke-21. Dan dua pertiga populasi dunia akan menghadapi kekurangan air pada tahun 2025,” kata Kepala Global Produk Ekuitas dan Investasi Alternatif Tim McCourt, di CME Group.

Para ahli berpikir indeks California, serta masa depan baru, hanya bisa menjadi yang pertama dari jenisnya, dengan lebih banyak indeks lokal yang akan datang karena kelangkaan air mendorong inovasi di lapangan. Upaya seperti proyek desalinasi, yang menghilangkan garam dan mineral dari air laut, dapat membantu hal ini di masa mendatang.

Tapi ini adalah industri yang masih dalam tahap pertumbuhan. Masa depan baru juga tidak menyelesaikan masalah kelangkaan, tetapi mungkin membantu membuat harga air lebih transparan, setidaknya di California.

Sumber: Okezone

admpintas

Read Previous

Nasionalisme adalah Paham, Bagaimana Pengertian dan Cirinya?

Read Next

Heboh Video Hancurkan PS5 dengan Mesin, Bikin Gamer Nangis Melihatnya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *