PNS Korupsi Bansos, Bye-Bye Hak Pensiun : Okezone Economy

https: img.okezone.com content 2020 12 08 320 2323574 pns-korupsi-bansos-bye-bye-hak-pensiun-fgDXe7Wo7f.jpg

JAKARTA – Pegawai Negeri Sipil (PNS) diminta untuk tidak berani bermain-main atau korupsi anggaran bantuan sosial (bansos). Apalagi uang bansos yang diambil diperuntukan untuk penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Sebab, jika PNS berani bermain, ancamannya adalah bisa dipecat atau diberhentikan secara tidak hormat (PTDH) oleh pemerintah. Selain juga ancaman hukuman pidana akan diberikan oleh pengadilan.

 Baca juga:

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan bagi mereka yang diberhentikan dengan tidak hormat, nantinya tidak akan mendapatkan hak pensiun. Hak pensiun yang dimaksud adalah seperti gaji pensiunan per bulan dan uang pesangon.

“Kalau PNS ken PTDH dia tidak mendapatkan hak pensiun. Kalau pensiun normal kan dapat gaji pensiun bulanan,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (8/12/2020).

 Baca juga:

Sementara itu bagi pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga akan ada sanksi yang disiapkan jika berani korupsi bansos. Adalah hukuman pemutusan kontrak kerja akan mengintai pegawai PPPK yang berami bermain dengan dana bansos.

Adapun proses pemberhentian akan diputuskan dalam sidang Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Adapun anggota sidang tersebut melibatkan beberapa Kementerian dan Lembaga di dalamnya.

“Kalau PNS dikenakan sanksi PTDH, kalau PPPK dikenakan sanksi pemutudan hubungan kerja,” kata Paryono.

Saat ditanya mengenai sanksi lain untuk PNS yang menggelapkan uang bansos khusus bantuan covid, Paryono menyebut hal tersebut merupakan kewenangan dari pengadilan karena berkaitan dengan tinda pidana. Sementara dalam kaitanya dengan kepagawaian, maka yang bersangkutan akan diberhentikan dengan tidak hormat.

“Kalau sanksi, pidana tergantung putusan pengadilan, tapi klo yang terkait dengan kepegawaian ancamannya PTDH setelah ada putusan pengadilan yang tetap,” ucapnya.

BACA JUGA  Wali Kota Medan Dihukum 6 Tahun Penjara dan Hak Politik Dicabut 4 Tahun

Sumber: Okezone

admpintas

Read Previous

Viral Perjuangan Ojol Antarkan Barang, Publik: Yang Order Jahat Banget

Read Next

Pasien Positif COVID-19 di Tangsel Akan Didatangi Petugas KPPS Buat Nyoblos

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *