Bocah 9 Tahun Selamat dari Peluru Nyasar, Peluru Mengenai Kalung Salib

Suara.com – Seorang bocah sembilan tahun di Argentina selamat dari peru nyasar setelah timah panas tersebut mengenai kalung salib yang ia pakai.

Menyadur Daily Mail, Senin (11/1/2021) insiden tersebut bermula ketika korban yang bernama Tiziano sedang bermain di depan rumahnya yang terletak di kota di Las Talitas.

Bocah tersebut sedang merayakan pesta akhir tahun bersama keluarganya dan bermain dengan saudara perempuan dan sepupunya.

Dia tiba-tiba merasakan sakit di bagian dada dan ketika melihat sekeliling, ia menemukan sebuah peluru tergeletak di sebelahnya.

Baca Juga:
Argentina Akhirnya Memilihkan untuk Mengesahkan RUU yang Melegalkan Aborsi

Tiziano kemudian dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya, namun ketika diperiksa, dokter hanya menemukan luka kecil yang dirawat dalam waktu satu jam.

Setelah dia kembali ke rumah, bibi bocah itu menemukan kalung salibnya di tanah. Setelah diperiksa, kalung pemberian ayahnya tersebut tampak berlubang di bagian tengahnya.

Anak laki-laki itu mengatakan dia tidak menyadari jika kalung salib tersebut telah menyelamatkannya dari sebuah peluru nyasar.

Alejandra, ibu bocah tersebut berkata bahwa Tiziano diberkati Tuhan dan ia merupakan berkah baginya dan ayahnya.

“Dia ada di sini, terima kasih Tuhan. Bagi kami itu adalah keajaiban. Kami membawanya ke gereja, dia berbicara dengan Bapa, Dia mengatakan kepadanya bahwa dia telah diberkati. Apa pun bisa terjadi padanya. Bagi kami itu adalah keajaiban.” ujar Alejandra.

Baca Juga:
Argentina, Negara Pertama Penerima Vaksin Sputnik di Amerika Selatan

Media lokal juga menggambarkan insiden tersebut sebagai ‘Keajaiban Tahun Baru’.

Pihak keluarga kemudian melapor ke polisi dan penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui siapa yang menembakkan peluru tersebut.

“Acara berlangsung sekitar pukul 10 malam waktu setempat pada 31 Desember 2020. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun bernama Tiziano, dari Las Talitas, masuk bersama ayahnya ke UGD Rumah Sakit Baby Jesus di bagian selatan ibu kota dengan luka di dada, yang diakibatkan oleh senjata api.

BACA JUGA  Fenomena Munculnya Agama Muslim, Bukan Islam, Adakah di Kabupaten Malang?

“Setelah diperiksa secara menyeluruh oleh beberapa dokter selama 48 menit, bocah itu dibebaskan.” jelas pihak berwajib.



Source link

admpintas

Read Previous

Kim Yo Jong Semprot Korsel karena Intip Parade Militer di Kota Pyongyang

Read Next

Sepanjang 2020 Penjualan Daihatsu Mencapai 578 Ribu Unit

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *