Ini 5 Fakta yang Perempuan Wajib Tahu Soal Disfungsi Ereksi Pria


Suara.com – Disfungsi ereksi (DE) memang menjadi permasalahan pria, namun beberapa hal perlu diketahui oleh pasangan perempuan mereka. Penting bagi perempuan untuk mengetahui bahwa disfungsi ereksi tidak terjadi karena pria tersebut tidak tertarik atau tidak mampu berhubungan seks.

Melansir dari Healthshots, DE bisa terjadi akibat masalah medis seperti diabetes, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung iskemik ( IHD). Lebih detail, berikut beberapa fakta tentang DE yang perempuan diketahi oleh perempuan, antara lain:

1. Alasan kesehatan di balik DE

Ereksi merupakan kombinasi dari gairah fisik dan mental dan dipengaruhi oleh banyak variabel termasuk kesehatan fisik. Masalah kardiovaskular bisa menyebabkan disfungsi pada lapisan dalam pembuluh darah termasuk ke alat kelamin. Sebab, tekanan darah tinggi dan diabetes bisa mengganggu aliran darah ke penis. Perubahan dalam sistem endokrin, seperti penurunan produksi testosteron karena usia, genetika, atau obesitas juga dapat berperan.

Baca Juga:
Selama Pandemi, Rupanya Lebih Banyak Pria Laporkan Masalah Disfungsi Ereksi

2. Disfungsi ereksi bukah hal langka

Sesuai penelitian, sekitar 30 persen pria di bawah usia 40 tahun dan 20 persen di seluruh kelompok usia mengalami kesulitan dalam mencapai atau mempertahankan ereksi.

Ketika pria mengabaikan untuk mendiskusikannya dengan pasangannya, maka kondisinya tetap tidak terdiagnosis dan bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan psikologis dan fisik lainnya.

3. Disfungsi ereksi bisa diobati

DE dapat diobati dengan obat-obatan atau dengan prostesis penis. Pengobatan bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kondisinya

Baca Juga:
Pria Perlu Waspada, Studi Temukan Covid-19 Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi

4. Kenali disfungsi ereksi

Mengetahui penyebab disfungsi ereksi dan pilihan pengobatan yang tersedia akan mengarahkan Anda untuk memilih opsi yang paling cocok. Perempuan sebagai pasangan perlu ikut saat kunjungan dengan dokter, mengajukan pertanyaan, dan berperan aktif dalam proses pengobatan

BACA JUGA  Tidak Hanya Industri, Panti Sosial Kena Dampak Pandemi Covid-19

Ilustrasi disfungsi ereksi (Pixabay/derneumann)

5. Jangan merasa bersalah

Perempuan mungkin merasa bahwa mereka adalah bagian dari masalah DE dan tersinggung ketika pasangannya mengalami DE. Dalam kebanyakan kasus, ada alasan fisik atau emosional untuk DE yang tidak ada hubungannya dengan pasangan.

Disfungsi ereksi adalah masalah seksual yang memengaruhi kedua pasangan dalam suatu hubungan. Cara terbaik untuk mengelola dan mengatasinya adalah dengan berusaha mencari solusi bersama. Komunikasi yang terbuka dan jujur adalah dasar dari hubungan seksual yang baik.



Source link

admpintas

Read Previous

Elektrifikasi Transportasi Percepat Jakarta Bebas Emisi

Read Next

Billy Syahputra Mengaku Ingin Nikahi Ayu Ting Ting, Begini Tanggapan Raffi Ahmad

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *