Wali Kota Makassar Sebut Kebijakan soal PPKM Mikro Sesuai Surat Instruksi Mendagri

Merdeka.com – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan seluruh kebijakan yang dikeluarkan dan tertuang dalam surat edaran PPKM sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro.

Dimana disebutkan, kabupaten/kota pada zona oranye dan merah maka kegiatan peribadatan pada tempat ibadah ditiadakan untuk sementara waktu sampai dengan wilayah itu dinyatakan aman.

“Sebenarnya Kota Makassar tidak masuk PPKM Mikro, tapi kita kena hukum zona oranye. Makanya, mau tidak mau intrsuksi ini harus kita ikuti karena ini perintah negara,” kata Danny.

Terkait kebijakan tersebut, Danny juga mengaku tidak puas. Makanya dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk lebih bersabar, ibadah diimbau dilakukan di rumah. Sebab, Satgas Detektor akan mulai turun untuk mengecek status zona di tingkat RT.

Dia juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyandingkan poin ke-7 dan poin ke-10 pada surat edaran tersebut. Jangan sampai kebijakan ini menimbulkan persepsi rasa ketidakadilan terhadap umat beragama. Padahal kebijakan ini merujuk pada intruksi pemerintah pusat.

“Kami tidak bisa modifikasi sedikitpun, karena ini aturan dari pusat. Berikan saya waktu untuk menyeimbangkan rasa ketidakadilan ini. Satgas Detektor segera turun, kalau RT itu kuning atau hijau aktivitas itu kita buka. Kalau merah dan oranye kita tutup,” tegas Danny. [hrs]

Sumber: Merdeka

BACA JUGA  Terkuak! Satu dari 2 Pelaku Bom Gereja Katedral Makassar Ternyata Laki-laki

admpintas

Read Previous

Pemerintah Targetkan Vaksinasi 70% Penduduk, Menkominfo Sebut Butuh Kolaborasi Lebih Masif

Read Next

Pemotongan Hewan Kurban Saat Hari Raya Idul Adha Dituduh Pembantaian, Ini Respons Ulama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *