Wapres Ungkap Pentingnya Perbaikan Kesejahteraan Petani Kelapa Sawit

Merdeka.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut, industri dan perkebunan kelapa sawit memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Menurutnya, petani swadaya merupakan aktor utama sektor perkebunan kelapa sawit.

Ma’ruf mengatakan, terdapat setidaknya tiga klaster yang perlu dikelola dengan baik dalam rangka peningkatan nilai tambah dan perbaikan kesejahteraan petani. Yaitu penguatan sektor hulu, penguatan industri hilir, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Penguatan sektor hulu dilakukan melalui pembibitan dan pengelolaan selama masa tanam; peningkatan produktivitas tanaman sawit rakyat; serta tanaman sela dan integrasi dengan ternak atau disebut sebagai pertanian terintegrasi, misalnya integrasi sawit dengan sapi,” ucap Ma’ruf Amin dalam acara Panen Perdana Kelapa Sawit dan Peninjauan Kegiatan Santripreneur Riau, melalui konferensi video dari Kediaman Resmi Wapres, Jakarta, Kamis (2/9).

Ma’ruf menjelaskan, penguatan industri hilir dapat dilakukan melalui penguatan permodalan, pengembangan dan pengelolaan produksi sawit pasca panen, hilirisasi atau pengembangan dan pengolahan produk turunan dengan nilai tambah tinggi. Kemudian, pengembangan pemasaran dan penguatan pasar sawit, serta tetap menjaga harga CPO.

“Guna meningkatkan nilai tambah, perkebunan rakyat harus mulai masuk ke industri hilir untuk meningkatkan pendapatan dan peluang pengembangan usaha yang lebih luas. Dalam hal ini, UMKM Sawit merupakan sarana yang tepat bagi perkebunan rakyat untuk masuk ke industri hilir,” imbuhnya.

Menurutnya, yang perlu dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan petani adalah peningkatan kualitas SDM melalui pembinaan, pelatihan, magang, studi banding, dan konsultasi, manajemen usaha. Serta penguasaan teknologi untuk perbaikan sistem produksi dan kontrol kualitas, pengembangan desain dan rekayasa produk, peningkatan efisiensi penggunaan bahan baku, dan pemerataan teknologi untuk pemasaran.

Dalam kesempatan sama, selain menyaksikan panen perdana program Peremajaan Sawit Rakyat di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, Ma’ruf menyaksikan hasil kegiatan pengembangan Potensi Santripreneur Berbasis Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi Sawit.

BACA JUGA  Begini Kondisi Wanita yang Disenggol Si Koboi Fortuner di Duren Sawit

“Program ini diharapkan dapat menggerakkan potensi ekonomi pesantren dan melahirkan santripreneur-santripreneur yang berkarakter kuat, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya, atau saya menyebutnya sebagai Gus Iwan, santri bagus, pintar mengaji, dan usahawan,” ungkapnya. [bal]

Sumber: Merdeka

admpintas

Read Previous

Pertimbangkan Aspirasi dalam Jalankan Kebijakan

Read Next

3 Foto Mesra Tyna Kanna dan Kenang Mirdad Sebelum Gugat Cerai dan Perselingkuhan : Okezone Celebrity

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *