Vinkmag ad

Gencarkan Kompor Listrik, Tagihan Orang Miskin Bisa Membengkak? : Okezone Economy

https: img.okezone.com content 2022 09 17 320 2669627 gencarkan-kompor-listrik-tagihan-orang-miskin-bisa-membengkak-Gqgc8rlSM6.jpg

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan bahwa pemerintah akan mengurangi peredaran LPG 3 kg yang selama ini masuk dalam barang subsidi.

Sementara itu saat ini pemerintah bersama PT PLN (Persero) sedang menggencarkan program konversi kompor gas menjadi kompor listrik atau induksi untuk rumah tangga.

Menanggapi hal ini ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira menyatakan bahwa penggunaan kompor listrik ini lebih tepat ditujukkan kepada kalangan menengah atas karena daya listrik yang dibutuhkan relatif besar.

 BACA JUGA:PLN Tegaskan Golongan Listrik 450 VA Tidak Dihapus!

“Kebijakan ini akan semakin baik jika pemerintah turut melakukan diskon secara signifikan tarif listrik pada kelompok rentan yang menggunakan kompor listrik,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (17/9/2022).

Dia menambahkan tentu akan butuh survey yang detail untuk mengetahui berapa banyak kelompok rentan beralih ke kompor listrik.


Serta berapa subsidi listrik yang ideal per rumah tangga.

Bhima melanjutkan di sisi lain kritik terhadap penggunaan kompor listrik adalah inkonsistensi pada sumber energi primer listrik yang sebenarnya sama-sama berasal dari fosil yakni 70% gabungan BBM dan batu bara.

Menurutnya, meski tujuan akhirnya mengurangi beban subsidi LPG 3kg atau ketergantungan pada fosil, tapi di sisi energi primer PLN harus dengan signifikan mengurangi pembangkit batubara dan BBM.

“Menurut saya kalau dibarengi dengan upaya pensiun dini PLTU, dan stop bangun PLTU baru misalnya, itu langkah yang bagus. Atau PLN berkomitmen semua rumah tangga yang menggunakan kompor listrik akan dialiri listrik dari EBT,” pungkasnya.

Sumber: Okezone

BACA JUGA  Bersuara Merdu dan Lembut, 5 OST KDrama Ini Dinyanyikan Yang Da Il 
Vinkmag ad

Read Previous

Penyaluran KUR Tahun 2023 Naik Jadi Rp460 Triliun

Read Next

Menikmati Senja Pesisir Utara Jakarta yang Hidden Gem