Vinkmag ad

Perebutan Gelar Juara MotoGP 2022 Makin Panas, Casey Stoner: Fabio Quartararo Paling Tertekan! : Okezone Sports

https: img.okezone.com content 2022 10 12 38 2685933 perebutan-gelar-juara-motogp-2022-makin-panas-casey-stoner-fabio-quartararo-paling-tertekan-wbSRaXg7lo.jpg

PHILLIP ISLAND – Perebutan gelar juara MotoGP 2022 saat ini makin panas. Legendaris MotoGP, Casey Stoner, pun menilai Fabio Quartararo jadi pihak paling tertekan di tengah panasnya perebutan gelar juara MotoGP pada musim ini.

Saat ini, persaingan MotoGP 2022 tengah berada dalam puncaknya. Fabio Quartararo masih memimpin klasemen sementara pembalap MotoGP 2022 dengan koleksi 219 poin.

Namun, Quartararo hanya unggul dua angka atas pesaing terdekatnya, Francesco bagnaia. Sejauh ini, Bagnaia menjadi rider dengan kemenangan terbanyak. Dia sudah 6 kali bertengger di puncak podium.

Sementara itu, Quartararo baru menang di tiga balapan saja. Namun, Quartararo tercatat baru tiga kali gagal mencetak poin.

BACA JUGA:

Sementara Bagnaia, dia sudah lima kali tersingkir dari balapan. Meski begitu, bukan berarti performa Quartararo selamanya bagus, karena hanya mampu tujuh kali berada di podium dari 16 balapan yang berlangsung.

BACA JUGA:

“Fabio memulai musim dengan sedikit berat. Tetapi, dia kemudian bangkit dan mendapatkan keunggulan poin yang jauh, ketika seluruh rivalnya berceceran,” kata Stoner, dikutip dari Crash, Rabu (12/10/2022).

“Pecco terlihat berusaha telah mengatasi kesalahan yang dibuat tahun lalu dan awal musim ini. Saya pikir Ducati kehilangan kesempatan, karena motor 2021 jelas lebih baik ketimbang 2022. Saya pikir motor itu lebih baik,” ujarnya.

Stoner juga menyebut seharusnya Enea Bastianini bisa menjadi pesaing perebutan gelar juara MotoGP 2022. Sayang, Bastianini beberapa kali gagal finis.

Meski Bastianini kerap membuat kesalahan sehingga mempengaruhi kansnya menjadi juara, Stoner menilai Quartararo yang berada dalam tekanan paling besar. Sebab, dia kini harus berjuang keras bersaing dengan Ducati yang lagi bagus-bagusnya jelang akhir musim ini.

BACA JUGA  Cerita Salat Jumat di Turki & Singapura pada Masa Pandemi Covid-19

MotoGP 2022

“Kemudian, ada Enea, dan sama saja. Jika saja dapat menyelesaikan beberapa balapan, mungkin dia yang memimpin klasemen,” jelas Stoner.

“Banyak yang terjadi dan harus melihat arah kejuaraan. Tetapi, Fabio yang mendapat tekanan,” pungkasnya.

Sumber: Okezone

Vinkmag ad

Read Previous

Dokter Ungkap Hasil Pemeriksaan Lukas: Ada Sedikit Kelemahan pada Gerak dan Bicara

Read Next

Babak Baru Kasus KDRT Lesti Kejora: Rizki Billar Resmi Tersangka